Masih ‘Ngotot’ Bangun Gedung Baru, DPR Menjengkelkan

Posted: September 6, 2010 in News

Gedung DPR

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA–Peneliti politik senior LSI, Burhanudin Muhtadi, mengatakan, rencana gedung baru DPR sungguh telah mencederai hati rakyat. Bangunan mewah itu akan menjadi bukti tidak pekanya DPR terhadap suara rakyat.

‘’Ini menunjukkan kalau dewan tidak memiliki sense of crisis terhadap penderitaan rakyat,’’ ujar Burhanudin, Senin (30/8), ketika mengomentari niat Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) membangun gedung baru DPR.

Oleh karena itu, ujar Burhanudin, kata-kata anggota DPR bahwa mereka ingin mendengarkan aspirasi rakyat dianggapnya retorika belaka. Pengumuman BURT yang bertepatan dengan hari ulang tahun DPR ke-65, kemudian dikatakannya menjadi kado terburuk anggota dewan bagi rakyat Indonesia.

Alih-alih berupaya menyederhanakan pembangunan gedung baru, DPR juga dinilai sengaja menggunakan uang rakyat untuk bersenang-senang. Ini terbukti dari rencana membangun lantai khusus rekreasi. Padahal, fasilitas mewah itu tidak sebanding dengan prestasi DPR.

Burhanudin mengatakan, dari segi legislasi DPR baru bisa merampungkan enam hingga tujuh produk perundangan dari target 70. Dari fungsi pengawasan, DPR pun terbukti memanfaatkannya sebagai alat dagang sapi demi meningkatkan posisi tawarnya. Kasus Century yang ujungnya tidak jelas hingga kini adalah contoh nyatanya.

Sedang dari segi kinerja, DPR belum menunjukkan keseriusannya terlihat dari tingginya angka absensi anggota di rapat-rapat atau paripurna. ‘’Saya anggap DPR buta dan tuli, bahkan tahapnya sudah menjengkelkan,’’ tegas dia.

.

Lebih mewah dari kantor Presiden

Hujan kritik terhadap proyek pembangunan gedung baru DPR terus bergulir. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai gedung yang nilainya mencapai Rp1,6 triliun itu terlalu mewah untuk anggota dewan di Senayan.

“(Gedung baru) itu terlalu mewah-lah,” kata Jusuf Kalla di Silang Monas, Jakarta, Minggu (5/9/2010).

Bagi JK, negara terlalu dibebankan dengan anggaran proyek gedung baru yang rencananya akan dimulai tahap awal pembangunannya Oktober mendatang. “Tentu kita harus lihat sekarang ini banyak hal yang harus diperhatikan,” sambungnya.

Bahkan, JK membandingkan ‘megahnya’ gedung baru DPR dengan kantor Kepresidenan dan Wakil Presiden. “Coba lihat bandingkan kantor presiden dan wapres sekarang, jauh lebih kecil kan?” tutupnya.

Pembangunan gedung baru ini bukan hanya ditentang pihak di luar lingkaran Senayan, tetapi sejumlah fraksi di DPR terang-terangan meminta penundaan proyek tersebut.

Fraksi yang mengusulkan penundaan di antaranya PKS, Hanura, dan Gerindra. Bahkan Wakil Ketua Fraksi Hanura Syarifuddin Suding menegaskan fraksinya akan membawa persoalan mega proyek gedung baru DPR ke rapat badan musyawarah antara pimpinan fraksi dengan pimpinan DPR.

.

Fasilitas hotel bintang lima

Gedung DPR sepertinya akan mengalami kemajuan yang pesat dan semakin mewah dengan adanya pembangunan gedung baru dpr tersebut. Bukanlah harga yang murah atau harga yang kecil untuk membiayai semua pembangunan gedung dpr yang baru nantinya. Ya, Jika dihitung rata-rata, harga satu ruangan anggota DPR itu Rp 2,8 miliar. Ck ck ck, bukan main bukan harganya? Nilai tersebut di kali berapa anggota DPR yang mendiami bangunan gedung dpr baru nantinya, jadi berapa coba? 😉  pasti banyak bener dahh, kalo buat beliin cendol bisa sampe 7 kolam renang besar sampe penuh tuh 😀

Kira – kira total Pembangunan Gedung DPR baru yang menelan biaya sekitar Rp 1,6 triliun. Dan dari gedung baru dpr tersebut yang kira kira sekitar 1,6 triliun tersebut, ada berita yang menuliskan bahwa Gedung Dewan Perwakilan Rakyat yang akan dibangun dengan biaya Rp 1,6 triliun rencananya akan dilengkapi ruang khusus untuk rekreasi dan ada juga yang menuliskan ada juga ruang yang sepertinya digunakan sebagai Restaurant.

Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso menyatakan, rencana mendirikan restoran respresentatif di dalam gedung baru DPR tidak masuk akal. Rencana itu dinilainya mengada-ada.

Sebelumnya, DPR sendiri berencana melengkapi gedung baru dengan fasilitas relaksasi berupa spa dan kolam renang. Tapi hal ini kemudian dibantah Ketua DPR sekaligus Ketua Badan Urusan Rumah Tangga DPR Marzuki Ali serta Wakil BURT DPR Pius Lustrilanang.

Priyo menekankan, pembangunan gedung baru DPR memang diperlukan. Terutama untuk membuat sebuah ruangan respresentatif guna menerima tamu kenegaraan. Ini pun ada di beberapa parlemen negara lain.

Berikut ini Kronologi Rencana Pembangunan Gedung DPR RI yang dikutip langsung dari situs DPR (http://www.dpr.go.id/id/sosialisasi-gedung/kronologi) :

Didasarkan atas perubahan jumlah anggota dewan yang tiap periode bertambah, serta tidak mencukupinya Gedung Nusantara I untuk dapat menampung aktifitas anggota DPR RI.

  1. Saat ini tiap anggota DPR RI di Gedung Nusantara I menempati ruang seluas ± 32 m2, diisi 1 anggota, 1 sekretaris, dan 2 staf ahli. Kondisi ini dianggap tidak optimal untuk kinerja dewan.
  2. Dalam rangka penataan Kompleks DPR, maka BURT menyusun TOR Grand Design Kawasan DPR RI. Pada Tahun 2008, Setjen DPR RI melakukan Lelang untuk Konsutan Review Masterplan, AMDAL, dan Audit Struktur Gedung Nusantara, yang menghasilkan Blok Plan Kawasan DPR/MPR RI (Oktober 2008).
  3. Pada 2 Februari 2009, PT. Virama Karya (Konsultan Masterplan, AMDAL, dan Audit Struktur) memaparkan Blok Plan Kawasan MPR/DPR RI pada Rapat Konsultasi Pimpinan DPR dengan Pimpinan Fraksi serta Pimpinan BURT. Rapat meminta Konsep Blok Plan disempurnakan.
  4. Pada 18 Mei 2009, diadakan Rapat Dengar Pendapat antara Steering Committee Penataan Ulang dengan IAI, INKINDO dan PT. Yodya Karya memutuskan untuk mengadakan lokakarya dalam rangka mendapatkan masukan-masukan mengenai Komplek Gedung MPR/DPR/DPD RI.
  5. Pada 24-25 Juni 2009 diadakan Lokakarya Penataan Ulang Komplek MPR/DPR/DPD RI dan hasil Penyempurnaan Master Plan telah disampaikan ke BURT.

Pembangunan Gedung Baru DPR dinilai seperti sangat berlebihan! Terlebih lagi masih ada saja kasus kasus korupsi dan kemiskinan oleh rakyat jelata. Coba bayangkan dengan anggaran segitu banyaknya JIKA untuk realisasikan oleh warga yang kurang mampu atau untuk kepentingan lain yang berguna bagi orang banyak.

Namun, dari pembangunan gedung dpr ini, bukan berarti semua anggota dpr setuju atas pembangunan gedung baru DPR ini. Pembangunan Gedung DPR baru yang menelan biaya sekitara Rp 1,6 triliun, ternyata tidak didukung oleh semua anggota DPR, salah satunya adalah Pramono Anung dari fraksi PDI Perjuangan.

Dalam twitternya, Rabu (1/9/2010) pagi, Wakil Ketua DPR ini mengungkapkan sikap dia atas pembangunan Gedung DPR yang rencananya bakal dilengkapi ruang rekreasi termasuk spa dan kolam renang.

“Sebagai Pimpinan DPR, terus terang saya malu dengan rencana pembangunan gedung DPR yang baru, tidak sensitif dan jauh dari rasa keadilan masyarakat,” sebutnya.

Pramono mengaku, rencana pembangunan itu belum pernah diputuskan dalam forum rapat pimpinan. “Saya akan minta untuk dievaluasi atau ditunda,” tambahnya.

Apa karena gedung dpr miring ya? 😉 sepertinya bukan…

.

Berikut ini beberapa rancangan gambar / foto rancangan Rencana Pembangunan Gedung DPR RI:

DPR 1

.

DPR 2

.

DPR 3

.

DPR 4

.

DPR 5

Gimana keren ngga gedungnya? Kira-kira kita-kita sebagai rakyat boleh ikutan nge-kost ngga ya nanti di sana? 😀

.

Sumber : dari berbagai sumber

.

.

Komentar :

Wah… wah… “beraksi” lagi nih para anggota Dewan (yang katanya) terhormat kita. Belum hilang masalah korupsi, bolos, tidur waktu sidang eh sekarang mau bikin gedung baru. Kalau gedungnya sederhana seh ngga apa-apa, tapi ini rencana bikin gedung megah buat ngalahin hotel bintang 5. Gimana ngga bintang 5? Gedung baru ini rencananya bakal dilengkapi spa, fitnes center juga kolam renang. Gile ngga tuh??? Makin sakit aja nih anggota-anggota Dewan (yang katanya) terhormat ini. Daripada bikin gedung bintang 5, mendingan semua anggota Dewan dikasi puyer bintang 7 deh biar pada ilang tuh puyeng otaknya wakakaka….

Komentar
  1. moon berkata:

    waduhhh bang, banyak amat maunya tuh angggota dewan teh

    ngemper aja napa ??

    pengen gedung wewah lah ini lah itu lah…

    benar-benar mengecewakan , kecewa banget nih

    ntar kalo ada pemilu lagi aku mah pilih bang maboek aja ^_^

    Re : janganlah sis, ntar klo aku jd anggota Dewan smua rakyat bawaanny pd mupeng n teler ntar, sloganku kan : “memasyarakatkan mupeng, memupengkan masyarakat” wakakakaka….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s